PERSIAPAN LAHAN KOLAM / TAMBAK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR DAN PAKAN ALAMI DENGAN BANTUAN BIOCOND IKAN DAN UDANG

Budidaya perikanan dan udang dipengaruhi banyak faktor sebagai penunjang tingkat keberhasilannya. Diantaranya harus memperhatikan lokasi, kualitas benih, pakan, cuaca, dan manajemen perawatan yang baik. Namun ada satu hal yang tidak kalah penting dan bahkan harus diperhatikan sejak awal sebelum benih ikan/udang dimasukkan dalam kolam/tambak, yaitu kualitas air yang ada dalam kolam / tambak. Air adalah rumah dan tempat hidup dari ikan/udang sejak ditebarkan sampai panen, jadi kualitasnya dari sejak awal harus diperhatikan dengan seksama agar ikan/udang bisa hidup dengan nyaman dan bertumbuh dengan sehat.

Untuk menunjang tersedianya air yang berkualitas baik dan sekaligus terdapat pakan alami untuk ikan/ udang, dibutuhkan perlakuan khusus dari sejak awal persiapan kolam/tambak. Untuk meningkatkan kualitas air agar bebas dari zat-zat beracun dan kaya dengan plankton serta nutrisi alami di dalamnya, kita membutuhkan suplemen tambahan berupa BIOCOND IKAN DAN UDANG yang selain kaya mineral juga mengandung probiotik yang bermanfaat dan dilengkapi detoksikant agent yang berfungsi untk menetralkan zat-zat beracun dalam kolam maupun pakan.

Cara persiapan kolam dapat mengikuti kebiasaan setempat yang sudah sering dilakukan seperti :

1.         Melakukan proses pengeringan yang mutlak perlu dilakukan setiap pergantian periode penebaran benih. Jangka waktu pengeringan antara 3-7 hari sesuai jenis tanah sampai tanah tidak becek lagi.

2.         Pengangkatan lumpur hitam yang merupakan kotoran dan sisa pakan yang mengendap, biasanya berbau busuk dan mengandung gas beracun seperti hidrogen sulfide (H2S), nitrit (NO2), dan amoniak (NH3). Kemudian tanah dibajak atau dicangkul dengan kedalaman sekitar 10 cm dengan tujuan untuk menggemburkan serta memperbarui sirkulasi udara dalam tanah. Bisa dibarengi dengan mengecek ulang tanggul utnuk menutup kebocoran.

3.         Pengapuran kolam tanah untuk menetralkan tingkat keasaman dengan dosis menyesuaikan tingkat keasaman yang ada.

a.       pH < 4,0    jumlah kapur 4 ton/ha

b.       b. pH 4,0 – 4,4 jumlah kapur 3 ton/ha

c.       c. pH 4,5 – 5,0 jumlah kapur 2,5 ton/ha

d.       d. pH 5,1 – 5,5 jumlah kapur 2 ton/ha

e.       pH 5,6 – 6,5 jumlah kapur 1 ton/ha  

Untuk tanah liat dosis dinaikkan, sedang untuk tanah pasir dosis bisa dikurangi.

4.         Pemupukan kolam tanah, sebaiknya menggunakan bahan organik agar organisme alami dapat tumbuh maksimal dengan menggunakan pupuk kandang atau kompos yang sudah jadi dengan dosis 1 – 2 ton/ha. Tebarkan merata pada permukaan dasar kolam. Pada tahap inilah BIOCOND IKAN DAN UDANG dapat ditambahkan agar dapat memacu pertumbuhan plankton dan mentralkan zat-zat beracun yang ada dalam tanah. Caranya taburkan BIOCOND IKAN DAN UDANG dengan dosis 5 – 10 kg/ha diatas permukaan dasar kolam yang sudah diberi pupuk kandang. Jika ingin lebih hemat pupuk kandang/kompos bisa difermentasi dulu dengan BIOCOND selama minimal 7 hari dengan dosis 2 kg/ton pupuk kandang, setelah itu baru ditaburkan ke dasar kolam/tambak.

5.     Penggenangan kolam/tambak, dilakukan secara bertahap. Pertama isi kolam dengan air setinggi 10 -15 cm agar sinar matahari dapat tembus ke dalam kolam, diamkan selama 3 – 7 hari sampai air kelihatan menghijau pertanda biota air telah berkembang. Kemudian isi air hingga 65 -70 cm dan kolam siap ditebari benih.

Demikian cara pemakaian BIOCOND IKAN DAN UDANG pada tahap persiapan kolam/tambak. Untuk kolam semen atau terpal cara perlakuannya hampir mirip namun bedanya pupuk kandang/kompos diikat dalam karung agar tetap awet selama pemeliharaan berlangsung.

 

SALAM SUKSES !!!

Untuk tanggapan langsung, dapat menghubungi 081392420678 (wa/telp/sms)

Tinggalkan Balasan