PENINGKATAN HASIL BUDIDAYA CABE DENGAN TEKNOLOGI INCON

Kondisi iklim di Indonesia sangat cocok untuk budidaya cabe dimana matahari dapat bersinar penuh. Tanaman cabe dapat tumbuh optimal di dataran rendah sampai dataran tinggi 1400 meter dpl. Suhu yang cocok antara 24 -28 derajat Celcius. Curah hujan yang baik antara 800-2000 mm/tahun dengan kelembaban sampai 80%. Pada ,usim kemarau dapat tumbuh baik jika tersedia pengairan yang cukup.

Budidaya cabe dengan BioAwu, ULTRA BIOSOIL, BEST PLANT dan D’NATURE memiliki keunggulan karena selain sebagai pupuk pembenah tanah yang mengandung unsur makro dan mikro organik juga sudah dilengkapi dengan jamur antagonis seperti Gliocladium sp dan Trichoderma Sp yang bermanfaat mencegah berkembangnya penyakit layu akibat jamur seperti Fusarium sp. D’NATURE sebagai pupuk daun mengandung Rejunivator yang berfungsi memperpanjang usia panen dan mempercepat pertumbuhan tunas dan bunga sehingga produktivitas hasil panen dapat meningkat. Mampu meremajakan struktur tanah agar tetap subur. Hormon Organik BEST PLANT mampu mendongkrak munculnya bunga dan buah dan menjaganya agar tidak mudah rontok.

PENYIAPAN PUPUK DASAR :

Langkah pertama membuat kompos premium dengan mencampur 3-5 kg ULTRA BIOSOIL dengan 1 ton pupuk kandang yang sudah jadi. Kalau pupuk kandang belum matang bisa difermentasi dulu selama 14 hari.

Cara Aplikasi untuk 1000 m2 :

A. Persiapan Benih :

1. Pada saat perendaman benih untuk memacu perkecambahan campurkan 2 sendok D’NATURE dengan 1 liter air kemudian lakukan perendaman benih 8-12 jam.

2. Pada saat benih di pesemaian, sehari sebelum tanam dapat disemprot dengan D’NATURE.

B. Persiapan Lahan :

1. Lahan dibajak kemudian digaru lalu biarkan selama satu minggu

2. Buat bedengan selebar 120 cm dan parit selebar 50 cm.

3. Tebarkan merata 300-500 kg/1000 m2 pupuk kandang yang sudah dicampur  1 kg ULTRA BIOSOIL dan 5 kg BioAwu.

4. Jika perlu tebar Dolomit untuk menetralkan pH tanah.

5. Semprot dengan D’NATURE tanah yang sudah ditaburi pupuk kemudian lakukan pemasangan mulsa serta pembuatan lubang tanam dengan pola zig zag dengan jarak tanam 60 cm x 70 cm, biarkan selama 1-2 minggu.

C. Pemupukan lanjutan :

1. Pemupukan lewat kocoran dilakukan seminggu sekali tiap lubang. Pupuk kocoran merupakan perbandingan pupuk makro 0,5 kg BioAwu dan 200 gram ULTRA BIOSOIL.  

2. Pada umur 1-4 minggu, campurkan 50 liter air dengan 250 gram kg BioAwu , 200 gram ULTRA BIOSOIL. dan 50 cc D’NATURE. Aduk merata kemudian kocorkan dengan dosis 250 cc/lubang.

3. Pada umur 5-12 minggu, campurkan 50 liter air. 500 gram BioAwu , 200 gram ULTRA BIOSOIL. dan 50 cc D’NATURE. Aduk merata kemudian kocorkan dengan dosis 250 cc/lubang.

4. Penyemprotan D’NATURE pada umur 10,20,30,40,50 HST. dan seterusnya.

5. Pada saat menjelang muncul bunga semprot dengan BEST PLANT dosis 1 sendok makan per 5 liter air, lakukan 14 hari sekali.

D. Pencegahan penyakit antraknosa/pathek pada cabai secara alami.

1. Lakukan fermentasi 250 ml larutan D’NATURE dengan 250 ml jus mengkudu/noni ( diparut dan diambil cairannya). Fermentasi minimal 12 jam.

2. Semprotkan ke lahan yang terkena serangan penyakit, atau untuk pencegahan dapat disemprotkan 2 minggu sekali, dosis 4 sendok makan/5 liter air.

Untuk tanggapan langsung, dapat menghubungi 081392420678 (wa/telp/sms)

Tinggalkan Balasan