PEMBUATAN FODDER BIJI-BIJIAN HIDROPONIK UNTUK PAKAN TERNAK ALTERNATIF

Pakan merupakan kebutuhan utama untuk menunjang asupan nutrisi ternak setiap harinya agar ternak dapat tumbuh optimal dan sehat. Namun kadang ada beberapa kendala yang harus dihadapi para peternak yang membuat sulitnya memenuhi kebutuhan tersebut, diantaranya masalah kekeringan maupun lahan yang minim hijauan.

Karena kendala tersebut maka banyak diupayakan cara modern yang praktis dan mudah diterapkan dimana saja agar budidaya peternakan dapat terus berkembang dan memberikan keuntungan bagi pelaku usahanya. Salah satu alternatif yang dapat dipakai yaitu pembuatan fodder atau menumbuhkan kecambah dengan sistem hidroponik dari biji-bijian , kemudian setelah mencapai usia tertentu antara 7 – 14 hari dapat digunakan sebagai pakan ternak seperti sapi, kambing dll.

Keuntungan sistem fodder adalah sebagai berikut :

1.    Dapat dilakukan di lahan yang sempit dan nutrisi hijauan dapat lebih ditingkatkan karena kecambah mengandung protein dan vitamin yang tinggi.

2.    Dapat memanfaatkan biji-bijian yang murah dan ada di sekitar kita seperti kacang hijau, sorgum, jagung dll.

3.    Nafsu makan ternak dapat terjaga karena mendapatkan hijauan sebagai pakan alaminya.

4.   Lebih hemat daripada membeli pakan jadi, karena 1 kg jagung dapat menghasilkan sekitar 10 kg hijauan.

Tahapan pembuatan fodder bijian :

1.    Siapkan media tampung berupa kotak yang tahan air berupa namapan atau wadah yang agak besar dan datar, bisa dibuat dari kayu atau bambu yang dilapisi plastik/terpal yang bagian bawahnya dilubangi supaya air tidak menggenang yang bisa menyebabkan busuk pada akar. Besar kecilnya kotak dapat disesuaikan dengan ruangan yang tersedia.

2.  Siapkan biji-bijian seperti jagung, rendam 6 – 12 jam, dengan air yang sudah diberi larutan nutrisi D’NATURE. Dosis 2 sendok makan untuk 5 liter air.

3.  Buliran jagung yang sudah siap kemudian ditebar merata pada media, untuk menjaga kelembaban dan memepercepat munculnya kecambah, dapat ditutup dengan koran yang dibasahi.

4.    Lakukan penyiraman 3 – 4 jam sekali dengan semprotan sprayer agar kelembaban dapat terjaga, intensitas penyemprotan tergantung cuaca.

5.    Pada hari kedua akan mucul tunas kecil, lakukan penyiaraman secara rutin. Jika media yang digunakan besar dapat mengguanakan timer spayer agar lebbih praktis.

6.    Ketika fodder berumur 7 hari maka akar jagung sudah mulai tumbuh sekitar 2 – 3 cm dan berwarna putih bersih,

7.    Pemanenan dapat dilakukan sesuai kebutuhan antara umur 7 – 14 hari dengan cara menggulung fodder, kemudian cuci bagian akar agar tidak bau langu karena aroma air.

8.    Untuk memudahkan ternak makan fodder, bisa dipotong kecil-kecil sesuai kebutuhan.

9.    Dari 1 kg benih jagung akan menghasilkan sekitar 7 – 10 kg pakan.

Catatan : untuk penyemprotan dapat ditambahkan nutrisi tanaman dengan D’NATURE, dosis 2 sendok makan per 5 liter air

Untuk tanggapan langsung, dapat menghubungi 081392420678 (wa/telp/sms)

3 tanggapan pada “PEMBUATAN FODDER BIJI-BIJIAN HIDROPONIK UNTUK PAKAN TERNAK ALTERNATIF”

  1. Untuk pemberian pakannya harus diselang seling fodder dan hijauan biasa..! Atau bisa Full Fodder..
    (Kambing – Domba)

    Terimakasih

    1. Kombinasi pakan bisa disesuaikan dengan ketersediaan pakan yg ada, bisa dgn polar atau hijauan ( khususnya saat musim hujan dimana banyak tersedia pakan dari alam sekitar).
      Terimakasih

Tinggalkan Balasan