MEMBUAT PUPUK CAIR ORGANIK DARI AIR KELAPA

MENGOLAH AIR KELAPA MENJADI PUPUK ORGANIK KUALITAS TINGGI

DENGAN BIOAKTIVATOR PUPUK ORGANIK D’NATURE

Dari Sabang sampai Merauke wilayah Indonesia sangat kaya dengan potensi alam, salah satunya tanaman kelapa yang bisa tumbuh di mana saja baik di pantai sampai ke pegunungan. Kelapa merupakan tanaman yang multifungsi, dimana setiap bagian manapun dari tanaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, seperti untuk bumbu masakan, bahan bangunan, souvenir, peralatan rumah tangga dll. Salah satu bagian yang kita ambil manfaatnya yaitu air kelapa, yang selama ini bisa jadi sering dimanfaatkan untuk minuman es degan, nata de coco dan bumbu masakan. Air kelapa masih dapat kita olah menjadi materi dasar yang sangat bermanfaat, salah satunya sebagai bahan Pupuk Organik Cair untuk membantu kesuburan tanaman dan tanah.

 

Masih banyak ditemukan di pasar-pasar atau di rumah tangga, air kelapa hanya dibuang percuma sebagai limbah. Namun sebenarnya air kelapa mengandung mineral yang sangat limpah, dan dengan pengolahan yang tepat bisa menjadi Pupuk Organik Cair berkualitas tinggi dan sangat efektif untuk menyuburkan tanaman dan tanah.

 

Media cair yang terdapat dalam buah kelapa terdiri dari berbagai ragam unsur alami. Air kelapa mengandung bermacam-macam unsur hara mikro dan makro yang bervariasi dan berpotensi besar untuk di jadikan media pupuk pertanian, air kelapa juga memiliki kandungan nitrogen , zat pengatur tumbuh (ZPT), protein, asam amino, karbohidrat , Vitamin C ( asam askorbat ) , protein , lemak , hidrat arang . Mineral yang terkandung pada air kelapa ialah zat besi (Fe) , fosfor (P) senyawa organik komplek , air dan karbon aktif.

Kandungan Nutrisi Kimiawi Pada Air Kelapa secara khusus , sangat kaya akan kandungan kalium (K) / potassium , Selain mempunyai berbagai macam mineral , kandungan air kelapa juga terdapat gula glukosa, fruktosa dan sukrosa yang sangat bervariasi antara 1,7 % hingga 2,6 % juga terdapat Protein antara 0,07 % hingga 0,55 %. Kadar air berkisar 95,5 gram dari setiap 100 gram buah kelapa.

Menurut hasil penelitian Banson dan Velasco (1982) kandungan nutrisi pada air kelapa muda dan air kelapa tua mempunyai perbedaan , volume air kelapa dapat megalami perubahan pada waktu proses pemasakan buah. Kadar air kelapa pada buah juga mempunyai volume tergantung pada ukuran buah , jenis kelapa , tempat pertumbuhan, umur buah dan juga faktor kesegaran. Kandungan dan volume air kelapa yang maksimal adalah rata-rata saat buah berusia 7 bulan.

Tabel Komposisi kandungan Air kelapa – Sumber : Tulecke et al (1960)

( Tabel Kandungan Air Kelapa Kementrian Riset Indonesia )

Secara umum , limbah air kelapa sangat banyak yang belum di manfaatkan di sekitar kita , Apakah pertanian anda siap menuju pola organik menggunakan air kelapa sebagai pupuk cair?.

Ya, sekarang sudah ditemukan teknologi sederhana untuk mengolah air kelapa menjadi Pupuk Organik Cair, dengan bantuan D’NATURE yang merupakan master/biang pupuk organik dalam bentuk serbuk, yang dikemas khusus untuk diaktifkan dan bekerja secara sinergi dengan air kelapa yang kaya dengan mineral organik dan zat perangsang tumbuh alami.  D’NATURE mengandung pupuk organik makro dan mikro alami, asam humat vulvat, ZPT serta ditambah dengan agens hayati yang menambah kesuburan tanah dan tanaman serta mencegah dan mengurangi dampak serangan hama dan penyakit. Dalam pemakaian jangka panjang dapat menjadi soil treatment/pembenah tanah yang secara alami terus berkembang di lahan sehingga tanah semakin produktif.

MANFAAT DAN KEUNGGULAN D’NATURE :

1.       Meningkatkan jumlah anakan vegetatif dan generatif dan mempercepat pertumbuhan tanaman, namun batang tetap tumbuh dengan kokoh dan tidak mudah rebah.

2.       Hasil pertanian/perkebunan meningkat dan memiliki kualitas yang lebih baik dengan warna, tekstur, rasa yang lebih enak dan daya tahan penyimpanan lebih lama.

3.       Memperbaiki kualitas dan kegemburan tanah, serta memyempurnakan penguraian pupuk makro sehingga mudah diserap tanaman. Dilengkapi dengan pupuk mikro dalam bentuk ion yang siap diserap tanaman. 

4.       Mengandung mikoriza sp yang bermanfaat untuk pertumbuhan akar dengan penampang yang lebih luas sehingga menyerap lebih banyak nutrisi dan tahan saat musim kekeringan.

5.       Pupuk hayati yang dilengkapi dengan jamur antagonis seperti Gliocladium sp yang bermanfaat untuk mencegah penyakit layu yang disebabkan jamur merugikan.

6.       Mengandung Trichoderma sp yang sangat membantu dalam proses dekomposisi bahan-bahan organik di lahan sehingga bisa menjadi pupuk alami.

7.       Mampu berfungsi sebagai Rejunivator yang  membantu mengaktifkan kembali tanaman yang mengalami TREK ( mati produksi ) sebelum waktunya seperti pada sawit, karet, cabe dll. Sehingga dapat berproduksi lagi.

8.       Mudah dan hemat sewaktu digunakan, dan dapat dikirim ke pelosok terpencil dengan ongkos kirim yang murah dan praktis dan langsung segera bisa dipakai setelah diaktifkan dengan air kelapa yang ada di seluruh Nusantara.

9.       Ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan kemasan botol, plastik, aluminium yang bisa menjadi sumber pencemaran lingkungan.

10.   Menggerakkan petani untuk belajar mandiri dalam mewujudkan ketahanan pangan serta memberdayakan kelestarian tanaman kelapa sebagai komoditas yang bisa bermanfaat dalam banyak hal untuk kehidupan manusia.

Cara mengolah air kelapa menjadi pupuk kualitas premium dengan biang pupuk D’NATURE:

Bahan :

          Air kelapa 1000 ml , lebih bagus dari buah kelapa usia 7-8 bulan.

          5 gram D’NATURE

Caranya : campur 1000 ml air kelapa dengan 5 gram D’NATURE, aduk merata dan diamkan minimal 12 jam. Setelah itu sudah bisa digunakan sebagai Pupuk Organik Cair ( POC ) kualitas Premium.

Pemakaian POC D’Nature sangat hemat, untuk 5 liter air biasa ditambah 2 sendok (20ml) POC kemudian semprotkan ke tanaman sesuai pola pemupukan biasanya. 1000 ml POC cukup untuk lahan1000m2 dalam sekali musim tanam. Atau 7-10 sachet (7 – 10 liter) per hektar.

Kandungan D’NATURE :

          Pupuk N, P, K alami

          Pupuk mikro C, Ca, Mg, Na, Fe, Cu, Mn, Zn, S, SiO2

          Asam humat, asam fulvat, Asam Traumalin

          Zat Perangsang Tumbuh Auksin, Giberelin, Sitokinin

          P2O5 3,9%, K2O 5,53%, C/N 3,30%

          Mikrobia 10-5, 10-4 , Lactobacillus sp, Azotobacter, Pseudomonas sp, Trichoderma harsianum dll

          Rejunivator

          Clorin free

D’NATURE dalam kemasan yang sangat mudah dibawa dan dikirim kemana saja dengan biaya yang murah.

Keterangan tambahan :

          Setelah diaktifkan kadang muncul lapisan di permukaan cairan, lapisan itu merupakan jamur dekomposer yang juga bermanfaat untuk kesuburan tanaman dan tanah.

          Setelah tiga minggu, fungsi dekomposer dalam POC akan meningkat dan menjadi stabil.

          Jika diaktifkan dalam botol, upayakan dalam 12 jam tertutup rapat, setelah itu bisa dibiarkan terbuka agar ada aliran udara dan tekanan gas menjadi stabil.

–      Untuk pembuatan POC dalam jumlah besar, dibutuhkan aerasi (pengadukan dengan gelembung udara) minimal selama seminggu berturut-turut setiap hari diaerasi selama 3-4 jam.

Anda Bisa juga melihat cara Pemakaian dengan melihat video berikut:

 

Selamat Berkarya!!!

Untuk tanggapan langsung, dapat menghubungi 081392420678 (wa/telp/sms)

5 tanggapan pada “MEMBUAT PUPUK CAIR ORGANIK DARI AIR KELAPA”

  1. Saya sudah pakai beberapa musim tanam, hasilnya tetap MANTAP kali.
    Sukses untuk inovasinya, pupuk hemat namun hasil maksimal.

Tinggalkan Balasan